25 Mar 2013
23 Mar 2013
Melatih Otak Agar Selalu Positif
By:
rnppsalatiga
On: Sabtu, Maret 23, 2013
Sebagai seorang manusia biasa, banyak sekali tantangan yang
terkadang membuat kita kehilangan kesabaran dan berburuk sangka terhadap banyak
hal. Padahal pastinya kita mengetahui bahwa salah satu kunci kesuksesan dalam
bidang apapun adalah berpikir positif. Matthew Della porta, salah satu psikolog
mengatakan bahwa otak kita lebih cenderung untuk mencari informasi-informasi
negatif dan menyimpan informasi negatif tersebut lebih cepat dibandingkan
informasi positif. Berpikir positif sebenarnya bisa dilatih secara
perlahan-lahan, Entrepreneur.com menyarankan beberapa hal berikut untuk melatih
otak kita untuk berpikir secara positif:
1. Ekspresikan rasa terimakasih
Pikiran
negatif berkembang secara cepat di otak kita dengan atau tanpa pengaruh buruk
dari orang lain. Pikiran negatif tentunya akan lebih berkembang jika kita
bergaul dengan orang-orang yang membenarkan pikiran negatif tersebut. Jika
pikiran negatif datang, maka berusahalah cari hal-hal positif yang bisa
membantu otak anda untuk menyeimbangkan pikiran negatif ini. Luangkanlah waktu
cukup lama untuk mencari-cari hal-hal baik senegatif apapun keadaan lingkungan.
Bantulah otak anda untuk menyimpan hal-hal baik, jika perlu catatlah hal-hal
positif yang pernah terjadi, sehingga jika anda berada pada keadaan pikiran
yang negatif, maka lihatlah kembali catatan ini. Psikolog menyarankan untuk
melihat catatan ini seminggu sekali. Jika perlu catatlah kebaikan-kebaikan yang
anda dapatkan dalam 1 hari, dan bacalah sebelum anda tidur. Beberapa aplikasi
iphone yang bisa digunakan untuk mencatat diari harian anda adalah DayOne dan
OhLife.
2. Ulanglah kalimat positif
Seorang
yang ahli dalam bidang periklanan mengatakan bahwa, semakin anda mendengar
suatu informasi, semakin anda mudah untuk mempercayainya. Hal ini menjadi
alasan kenapa iklan dipasang berulang-ulang di televisi. Hal ini bisa
diaplikasikan untuk melatih otak agar lebih positif dengan cara mengulang-ulang
kata-kata positif setiap pagi seperti tentang kelebihan anda dan apa prestasi
yang sudah anda capai. Dengan mengulangi ini setiap hari anda melatih otak anda
untuk percaya hal itu dan secara tidak langsung alam bawah sadar anda
merekam kata-kata ini dan akan berpengaruh ke tindakan dan pikiran anda.
Buatlah kalimat-kalimat positif seperti “saya bisa menjalani ini, tenang saja
masih ada waktu, saya bisa lebih baik dari hari ini”
3. Tantanglah pikiran negatif yang muncul
Setiap
kali pikiran negatif datang, maka responlah pikiran negative ini. Otak kita
menjadikan pikiran negative semakin besar dan semakin terperinci jika kita
tetap terus memikirkannya. Jika anda merasa sangat susah untuk melawannya, maka
carilah kegiatan lain yang bisa mengalihkan pikiran anda. Berjumpalah dengan
orang-orang yang bisa membawa anda jadi lebih positif, pergilah ke tempat
kegiatan yang positif dan hindari orang-orang yang bisa membenarkan pikiran
negative anda.
Melatih
otak untuk lebih positif memang tidaklah gampang, tapi berpikirlah positif
kalau anda bisa berpikir positif.
17 Mar 2013
Ruginya Tidur Setelah Subuh
By:
rnppsalatiga
On: Minggu, Maret 17, 2013
Bismillah, wasshalatuwassalaamu ‘ala rasulillah wa ‘ala aalihi waman tabi’ahu biihsan ila yaumiddiin…Apakah kerugian tidur diwaktu pagi? Mari kita simak tulisan barikut.
- Kehilangan barakah pagi hari
Sebagaimana terdapat dalam Sunan Tirmidzi dan Sunan Abu Daud dan lainnya dari hadis Sakhr bin Wada’ah al Ghamidi radliyallahu ‘anhu, bahwasannya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi hari mereka”. Ini adalah doa yang agung yang Rasulullah panjatkan agar umatnya memberi perhatian yang besar kepada waktu pagi.¹
- Bisa ketinggalan waktu shalat subuh
Tidak sedikit dari kita tidur setelah sahur sehingga hal ini bisa
menyebabkan ketinggalan jamaah shalat subuh (bagi laki-laki) atau
bahkan kehilangan waktu shalat subuh.
- Menyelisihi kebiasaan para salaf
Sebagian ulama salaf membenci tidur setelah shalat subuh.
Dari ‘Urwahin bin Zubair, beliau mengatakan, “Dulu Zubair melarang anak-anaknya untuk tidur di waktu pagi”
Urwah mengatakan, “Sungguh jika aku mendengar bahwa seorang itu tidur di waktu pagi maka aku pun merasa tidak suka dengan dirinya”. [Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah no 25442 dengan sanad yang sahih].
Yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat adalah setelah mereka melaksanakan shalat subuh mereka duduk di masjid hingga matahari terbit.
Dari Sammak bin Harb, aku bertanya kepada Jabir bin Samurah, “Apakah anda sering menemani duduk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?”. jawaban Jabir bin Samurah, “Ya, sering. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
tidaklah meninggalkan tempat beliau menunaikan shalat shubuh hingga
matahari terbit. Jika matahari telah terbit maka beliau pun bangkit
meninggalkan tempat tersebut. Terkadang para sahabat berbincang-bincang
tentang masa jahiliah yang telah mereka lalui kemudian mereka
tertawa-tawa sedangkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya tersenyum-senyum saja mendengarkan hal tersebut” (HR Muslim).
Skakhr al Ghamidi mengatakan, “Kebiasaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika mengirim pasukan perang adalah mengirim mereka di waktu pagi”.
Shakhr al Ghamidi adalah seorang pedagang. Kebiasaan beliau jika
mengirim ekspedisi dagang adalah memberangkatkannya di waktu pagi.
Akhirnya beliau pun menjadi kaya dan mendapatkan harta yang banyak.
Hadits di atas diriwayatkan oleh Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah
namun ada salah satu perawi yang tidak diketahui. Akan tetapi hadits
ini memiliki penguat dari Ali, Ibnu Umar, Ibnu Abbas, Ibnu Mas’ud dll.
- Membuat malas dan melemahkan badan
Ibnul Qayyim ketika menjelaskan masalah banyak tidur, beliau
menyatakan bahwa banyak tidur dapat mematikan hati dan membuat badan
merasa malas serta membuang-buang waktu. Beliau rahimahullah
mengatakan, : “Banyak tidur dapat mengakibatkan lalai dan
malas-malasan. Banyak tidur ada yang termasuk dilarang dan ada pula
yang dapat menimbulkan bahaya bagi badan. Tidur pagi juga Menyebabkan
berbagai penyakit badan, di antaranya adalah melemahkan syahwat. (Zaadul Ma’ad, 4/222)
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Pagi hari bagi seseorang itu seperti waktu muda dan akhir harinya seperti waktu tuanya.” (Miftah Daris Sa’adah,
2/216). Amalan seseorang di waktu muda berpengaruh terhadap amalannya
di waktu tua. Jadi jika seseorang di awal pagi sudah malas-malasan
dengan sering tidur, maka di sore harinya dia juga akan malas-malasan
pula.
- Pagi adalah waktu dibaginya rizki
Imam Ibnul Qayyim mengatakan dalam kitabnya Zaadul Ma’aad,
bahwasannya orang yang tidur di pagi hari akan menghalanginya dari
mendapatkan rizki. Karena waktu subuh adalah waktu di mana makhluk
mencari rizkinya, dan pada waktu tersebut Allah membagi rizki para
makhluk.
Dan beliau menukil dari Ibn ‘Abbas radliyallahu ‘anhu
bahwasannya dia melihat anaknya tidur di waktu pagi maka ia berkata
kepada anaknya ‘bangunlah engkau! Apakah kamu akan tidur sementara
waktu pagi adalah waktu pembagian rezki? ¹
Menurut para salaf, tidur yang terlarang adalah tidur ketika selesai
shalat shubuh hingga matahari terbit. Karena pada waktu tersebut
adalah waktu untuk menuai ghonimah (pahala yang berlimpah).
Mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar, menurut
orang-orang shalih. Sehingga apabila mereka melakukan perjalanan
semalam suntuk, mereka tidak mau tidur di waktu tersebut hingga terbit
matahari. Mereka melakukan demikian karena waktu pagi adalah waktu
terbukanya pintu rizki dan datangnya barakah (banyak kebaikan).” (Madarijus Salikin, 1/459, Maktabah Syamilah).
Semoga Allah selalu memberi taufiq dan hidayahnya kepada kita semua.
Wa shallaatu wassalaam ‘ala anbyai wal mursaliin wal hamdulillahi rabbil ‘aalamiin
Langganan:
Postingan (Atom)
