29 Agu 2012

Jawaban Cerdas Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu

By: rnppsalatiga On: Rabu, Agustus 29, 2012
  • Berbagi

  • Jawaban Cerdas Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu

    Suatu ketika,seorang lelaki datang menjumpai Ali, lalu memujinya setinggi langit. Ali tahu, orang ini bukan menyukainya, namun hanya ingin menjilat dan mencari muka saja.
    Beliau berkata, “Sesungguhnya aku tidak sehebat apa yang engkau katakan, tapi pasti, aku lebih baik dari penilaian yang ada dalam hatimu.”
    Karena beliau tahu, bahwa orang itu memujinya, namun dalam hati amat membencinya”.
    Sumber: Kitab al Adzkiyaa Hal.16, Ibnul Jauzi, Dari Buku Humor Salafi, Ustadz Abu Umar Basyir.
    Artikel: www.kisahislam.net

    28 Agu 2012

    Kiat Membuang Pikiran Kotor

    By: rnppsalatiga On: Selasa, Agustus 28, 2012
  • Berbagi

  • Kiat Membuang Pikiran Kotor

    kiat-membuang-pikiran-kotor
    Pertanyaan:
    Assalamu’alaikum,
    Ustadz, saya ingin bertanya: Bagaimana caranya untuk menghilangkan pikiran kotor? karena hal itu membuat saya tidak bisa konsentrasi dalam belajar. Apakah saya harus diruqyah? dan apakah saya harus segera menikah? terima kasih.Wassalamu’alaikum.
    Dian
    Jawaban Ustadz:
    ‘Alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
    Cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal
    berikut:
    Pertama,
    Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal tersebut seperti menonton film, membaca cerita porno atau berita tentang terjadinya pemerkosaan, begitu juga melihat gambar porno, serta menjaga pandangan dari melihat wanita (apa lagi di negeri kita porno aksi sebagai santapan yang biasa dinikmati), semoga Allah melindungi kita dari fitnah wanita dan fitnah dunia.
    Kedua,
    Mengambil pelajaran dari kisah para nabi atau orang sholeh yang mampu menjaga diri ketika dihadapkan kepada fitnah wanita, seperti kisah nabi Yusuf ‘alaihissalam, betapa beliau saat digoda oleh wanita yang bangsawan lagi cantik, tapi hal itu tidak mampu menebus tembok keimanan beliau, bahkan beliau memilih untuk ditahan dari pada terjerumus ke dalam maksiat.
    Ketiga,
    Ingat akan besarnya pahala diri di sisi Allah yang dijanjikan bagi orang yang mampu menjaga kehormatan diri sebagaimana yang disebutkan dalam hadits tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah disebutkan di antaranya adalah seorang pemuda yang diajak untuk melakukan zina oleh seorang wanita cantik lagi bangsawan, anak muda itu menjawab: “Aku takut pada Allah”. Di samping mengingat tentang balasan yang akan diterimanya dalam surga yaitu bidadari yang senyumnya berkilau bagaikan cahaya, silakan baca bagaimana kecantikan bidadari yang diceritakan Allah dalam Al Quran.
    Keempat,
    Ingat betapa besarnya azab yang akan diterima bagi orang yang melakukan zina silakan baca ayat-ayat dan hadits-hadits yang mengharamkan zina, seperti yang disebutkan dalam hadits bawa para pezina akan diazab dalam gerbong yang berbentuk kerucut, yang arah kuncupnya ke atas di bawahnya dinyalakan api bergelora dan membara, mereka melayang-layang dalam gerbong yang berbentuk kerucut tersebut karena disembur api dari bawah, tapi tidak bisa keluar karena lobang atas gerbong itu sangat kecil. Mereka berteriak dan memekik sekuat-kuatnya, sehingga pekik satu sama lainnya pun menyiksa. Semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.
    Kelima,
    Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, jangan banyak menyendiri dan berkhayal. Di samping selalu berdoa kepada Allah supaya dihindarkan dari berbagai maksiat.
    Keenam,
    Bila memiliki kemampuan untuk berkeluarga ini adalah jalan yang paling terbaik yang dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bila tidak mampu maka usahakan berpuasa Senin Kamis, wallahu a’lam.
    ***
    Dijawab Oleh: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra,M.A.


    kiat-membuang-pikiran-kotor
    Pertanyaan:
    Assalamu’alaikum,
    Ustadz, saya ingin bertanya: Bagaimana caranya untuk menghilangkan pikiran kotor? karena hal itu membuat saya tidak bisa konsentrasi dalam belajar. Apakah saya harus diruqyah? dan apakah saya harus segera menikah? terima kasih.Wassalamu’alaikum.
    Dian
    Jawaban Ustadz:
    ‘Alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
    Cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal
    berikut:
    Pertama,
    Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal tersebut seperti menonton film, membaca cerita porno atau berita tentang terjadinya pemerkosaan, begitu juga melihat gambar porno, serta menjaga pandangan dari melihat wanita (apa lagi di negeri kita porno aksi sebagai santapan yang biasa dinikmati), semoga Allah melindungi kita dari fitnah wanita dan fitnah dunia.
    Kedua,
    Mengambil pelajaran dari kisah para nabi atau orang sholeh yang mampu menjaga diri ketika dihadapkan kepada fitnah wanita, seperti kisah nabi Yusuf ‘alaihissalam, betapa beliau saat digoda oleh wanita yang bangsawan lagi cantik, tapi hal itu tidak mampu menebus tembok keimanan beliau, bahkan beliau memilih untuk ditahan dari pada terjerumus ke dalam maksiat.
    Ketiga,
    Ingat akan besarnya pahala diri di sisi Allah yang dijanjikan bagi orang yang mampu menjaga kehormatan diri sebagaimana yang disebutkan dalam hadits tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah disebutkan di antaranya adalah seorang pemuda yang diajak untuk melakukan zina oleh seorang wanita cantik lagi bangsawan, anak muda itu menjawab: “Aku takut pada Allah”. Di samping mengingat tentang balasan yang akan diterimanya dalam surga yaitu bidadari yang senyumnya berkilau bagaikan cahaya, silakan baca bagaimana kecantikan bidadari yang diceritakan Allah dalam Al Quran.
    Keempat,
    Ingat betapa besarnya azab yang akan diterima bagi orang yang melakukan zina silakan baca ayat-ayat dan hadits-hadits yang mengharamkan zina, seperti yang disebutkan dalam hadits bawa para pezina akan diazab dalam gerbong yang berbentuk kerucut, yang arah kuncupnya ke atas di bawahnya dinyalakan api bergelora dan membara, mereka melayang-layang dalam gerbong yang berbentuk kerucut tersebut karena disembur api dari bawah, tapi tidak bisa keluar karena lobang atas gerbong itu sangat kecil. Mereka berteriak dan memekik sekuat-kuatnya, sehingga pekik satu sama lainnya pun menyiksa. Semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.
    Kelima,
    Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, jangan banyak menyendiri dan berkhayal. Di samping selalu berdoa kepada Allah supaya dihindarkan dari berbagai maksiat.
    Keenam,
    Bila memiliki kemampuan untuk berkeluarga ini adalah jalan yang paling terbaik yang dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bila tidak mampu maka usahakan berpuasa Senin Kamis, wallahu a’lam.
    ***
    Dijawab Oleh: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra,M.A.


    Baca selengkapnya: http://www.konsultasisyariah.com/kiat-membuang-pikiran-kotor/#ixzz24qvpfPFp

    Kiat Membuang Pikiran Kotor

    kiat-membuang-pikiran-kotor
    Pertanyaan:
    Assalamu’alaikum,
    Ustadz, saya ingin bertanya: Bagaimana caranya untuk menghilangkan pikiran kotor? karena hal itu membuat saya tidak bisa konsentrasi dalam belajar. Apakah saya harus diruqyah? dan apakah saya harus segera menikah? terima kasih.Wassalamu’alaikum.
    Dian
    Jawaban Ustadz:
    ‘Alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
    Cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal
    berikut:
    Pertama,
    Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal tersebut seperti menonton film, membaca cerita porno atau berita tentang terjadinya pemerkosaan, begitu juga melihat gambar porno, serta menjaga pandangan dari melihat wanita (apa lagi di negeri kita porno aksi sebagai santapan yang biasa dinikmati), semoga Allah melindungi kita dari fitnah wanita dan fitnah dunia.
    Kedua,
    Mengambil pelajaran dari kisah para nabi atau orang sholeh yang mampu menjaga diri ketika dihadapkan kepada fitnah wanita, seperti kisah nabi Yusuf ‘alaihissalam, betapa beliau saat digoda oleh wanita yang bangsawan lagi cantik, tapi hal itu tidak mampu menebus tembok keimanan beliau, bahkan beliau memilih untuk ditahan dari pada terjerumus ke dalam maksiat.
    Ketiga,
    Ingat akan besarnya pahala diri di sisi Allah yang dijanjikan bagi orang yang mampu menjaga kehormatan diri sebagaimana yang disebutkan dalam hadits tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah disebutkan di antaranya adalah seorang pemuda yang diajak untuk melakukan zina oleh seorang wanita cantik lagi bangsawan, anak muda itu menjawab: “Aku takut pada Allah”. Di samping mengingat tentang balasan yang akan diterimanya dalam surga yaitu bidadari yang senyumnya berkilau bagaikan cahaya, silakan baca bagaimana kecantikan bidadari yang diceritakan Allah dalam Al Quran.
    Keempat,
    Ingat betapa besarnya azab yang akan diterima bagi orang yang melakukan zina silakan baca ayat-ayat dan hadits-hadits yang mengharamkan zina, seperti yang disebutkan dalam hadits bawa para pezina akan diazab dalam gerbong yang berbentuk kerucut, yang arah kuncupnya ke atas di bawahnya dinyalakan api bergelora dan membara, mereka melayang-layang dalam gerbong yang berbentuk kerucut tersebut karena disembur api dari bawah, tapi tidak bisa keluar karena lobang atas gerbong itu sangat kecil. Mereka berteriak dan memekik sekuat-kuatnya, sehingga pekik satu sama lainnya pun menyiksa. Semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.
    Kelima,
    Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, jangan banyak menyendiri dan berkhayal. Di samping selalu berdoa kepada Allah supaya dihindarkan dari berbagai maksiat.
    Keenam,
    Bila memiliki kemampuan untuk berkeluarga ini adalah jalan yang paling terbaik yang dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bila tidak mampu maka usahakan berpuasa Senin Kamis, wallahu a’lam.
    ***
    Dijawab Oleh: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra,M.A.


    Baca selengkapnya: http://www.konsultasisyariah.com/kiat-membuang-pikiran-kotor/#ixzz24qvpfPFp

    25 Agu 2012

    By: rnppsalatiga On: Sabtu, Agustus 25, 2012
  • Berbagi

  • Shalat Rawatib Maghrib itu, Sebelum atau Sesudah?

    shalat

    Shalat Sunnah Rawatib Waktu Maghrib

    Pertanyaan:
    Apakah boleh shalat sunah sebelum shalat maghrib, sesudah adzan?
    Dari: Muchtar

    Jawaban:
    Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah
    Dari sahabat Abdullah Al-Muzanni, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    صَلُّوا قَبْلَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ
    Shalatlah dua rakaat sebelum maghrib.”
    Setelah beberapa saat, beliau ulangi lagi dengan ada tambahan keterangan:
    صَلُّوا قَبْلَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ لِمَنْ شَاءَ
    Shalatlah dua rakaat sebelum maghrib, bagi siapa yang mau.”
    Kata perawi hadis:
    خَشْيَةَ أَنْ يَتَّخِذَهَا النَّاسُ سُنَّةً
    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam khawatir, masyarakat akan menjadikannya sebagai kebiasaan.
    (Hadis shahih riwayat Abu Daud, 1281, Ad-Daruquthni 1042, Imam Ahmad 20552, dan hadis ini dinilai shahih oleh Imam Al-Albani)
    Allahu a’lam
    Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)

    ABOUT THE AUTHOR

    Ustadz Ammi Nur Baits Beliau adalah Mahasiswa Madinah International University, Jurusan Fiqh dan Ushul Fiqh. Saat ini, beliau aktif sebagai Dewan Pembina websitePengusahaMuslim.comKonsultasiSyariah.com, dan Yufid.TV, serta mengasuh pengajian di beberapa masjid di sekitar kampus UGM.